banner 728x250

Yusrin L Banna Ungkap Bukti Komitmen Bung Jeff dalam Politik.

Foto: Yusrin L Banna (ist)
banner 120x600

PALU – Jeffisa Putra Amrullah, kader Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Morowali Utara (Morut), muncul sebagai figur yang menarik perhatian dalam arena politik lokal. Dikenal dengan panggilan akrab Bung Jeff, Jeffisa tidak hanya berperan sebagai sekretaris PKB Morut, tetapi juga telah menjalani satu periode sebagai wakil rakyat dengan penuh dedikasi, dan kini kembali terpilih di Pemilu 2024.

Salah satu putra Morut, Yusrin L Banna mengungkapkan bahwa dalam perjalanan kariernya, Bung Jeff sukses menciptakan keterpilihan dengan membangun hubungan yang erat dengan semua lapisan masyarakat.

Sosok politisi muda ini terkenal tawadu dan menghormati senior, menghargai para junior. Keberhasilannya di dunia politik tidak lepas dari komitmennya yang tinggi, di mana ucapan dan perbuatannya selalu sejalan.

Pada masa awal kepemimpinannya sebagai wakil rakyat kata yusrin, Bung Jeff menyampaikan kepada teman-teman sejawatnya bahwa suksesnya tidak hanya karena suaranya, melainkan juga berkat dukungan teman-teman dari dapil yang sama. Dengan tekad kuat, Bung Jeff berjanji untuk memberikan kesempatan kepada rekan-rekannya yang memiliki perolehan suara setelahnya.

Bukti nyata komitmennya terlihat ketika, setelah lebih dari tiga tahun menjabat, Bung Jeff memutuskan mundur sebagai anggota legislatif untuk memberi kesempatan kepada Windi Anastasya Aras sebagai penggantinya melalui mekanisme pergantian antarwaktu (PAW) untuk sisa periode 2019-2024. Bung Jeff menggambarkan dirinya sebagai politisi yang lahir dari warung kopi dan berhasil mengakhiri perjalanannya di tempat yang sama.

Pada Pemilihan Legislatif (Pileg) 2024, Jef kembali memperoleh kepercayaan masyarakat dan terpilih kembali. Tanpa ragu, politisi berjiwa muda ini kemudian membulatkan tekadnya untuk maju sebagai calon Bupati Morut pada tahun 2024. Dengan pengalaman dan dedikasinya yang telah teruji, Jeffisa Putra Amrullah berjanji untuk membawa perubahan positif dan kepemimpinan yang inklusif bagi warga Morut.***