banner 728x250

Bung Jeff: ‘Air Mataku Keluar Membaca Kasus Bayi Umur 8 Bulan’

banner 120x600

MOROWALI UTARA – Jeffisa Putra Amrullah menegaskan komitmennya untuk lebih mengutamakan tindakan daripada terjebak dalam rutinitas administratif yang berbelit-belit dalam memberikan pelayanan Kesehatan kepada masyarakat di Morowali Utara.

Dalam sebuah pertemuan dengan media, Jeffisa menyampaikan pesannya terkait prinsip utamanya, yaitu memberikan prioritas pada tindakan kesehatan daripada urusan administrasi di semua pusat pelayanan kesehatan. Ia juga menyampaikan salah satu contoh kasus yang viral adalah soal bayi usia 8 bulan yang meninggal di Puskesmas Beteleme.

“Air mataku keluar membaca kasus bayi 8 bulan di Puskesmas Beteleme. Jika dipercaya sebagai Bupati Morowali Utara, saya tidak akan membiarkan administrasi menghambat langkah-langkah konkrit untuk melayani masyarakat yang membutuhkan tindakan di semua tempat pelayanan kesehatan,” ungkap Jeffisa.

Jeffisa memastikan bahwa jika kedepan ada laporan terkait pelayanan kesehatan yang menyulitkan masyarakat, ia akan menindak tegas Dokter, tenaga kesehatan, kepala dinas, hingga pihak lainnya.

“Jangan biarkan administrasi yang berbelit-belit menjadi alasan untuk tidak bertindak. Jika administrasinya tidak bisa segera dibayar, saya sebagai bupati akan menanggungnya sendiri,” ujarnya.

Selain itu, Jeffisa juga menggarisbawahi pentingnya kehadiran daerah untuk masyarakat, dengan menekankan bahwa menunggu administrasi tidaklah masuk akal dan dapat merusak akal sehat manusia.

“Saya akan memastikan bahwa daerah hadir untuk masyarakat. Tidak boleh ada anggapan bahwa kita harus menunggu administrasi. Itu adalah nonsens, dan kita harus berfokus pada kebutuhan riil masyarakat,” jelasnya.

Dalam konteks pekerjaan kemanusiaan, Jeffisa mengungkapkan ketertarikannya untuk melibatkan masyarakat dalam perencanaan pembangunan daerah.

“Saya mengundang semua pihak, baik masyarakat maupun tokoh-tokoh setempat, untuk berdiskusi bersama . Bersama-sama merumuskan rencana yang dapat memberikan dampak positif bagi daerah kita,” ajaknya.

Jeffisa menegaskan bahwa keputusan bersama akan didokumentasikan dalam berita acara resmi, dan seluruh pihak yang terlibat akan bertanggung jawab secara bersama-sama.

“Kedepan, kami akan mengambil langkah-langkah tegas dalam hal sanksi hukum terkait administrasi yang tidak sesuai. Saya berharap semua pihak akan bersama-sama bertanggung jawab untuk kesejahteraan masyarakat,” tutup Jeffisa.