banner 728x250

Sekdis Koperasi dan UMKM Sebut Program BKK Delis Djira Hanya Bikin Ribut

Foto: SP III Camat Lembo
banner 120x600

MORUT- Usulan pemberhentian Ellentris Tamanampo sebagai kepala seksi Kesejahteraan dalam surat peringatan III tanggal 13 Juni 2023 yang di layangkan Camat Lembo Benyamin Hambuako tidak juga di indahkan.

Foto: SP III Camat Lembo

Usulan ini muncul pasca terjadinya persoalan penyaluran bantuan BKK desa Tingkeao yang di salurkan ke UMKM Harapan Baru.

Program BKK yang jadi andalan Pemerintahan Delis-Djira justru terlihat carut marutnya dalam pelaksanaan di lapangan.

“Kebetulan saya yang turun selesaikan dengan kadis PMD di kantor camat lembo, cuma memang pelaksana mau cari untung besar dalam giat ini dengan alasan dia yang buatkan proposal,” tulis Yaris Marande (14/12)

Bahkan Sekertaris Dinas Koperasi dan UMKM Morut ini menyebut dalam pelaksanaan program ini lebih banyak terjadi ribut-ribut.

“Sudah temuan memang cuma harus di evaluasi juga ini BKK apa ada dampak ekonominya di masyarakat karna yang banyak jadi ribut di kampung-kampung karna unsur politik yang lebih kental,”tegasnya

Bahkan dalam WhatsApp Grup Berita Morut Sekdis Koperasi dan UMKM menyebut Kades Tingkeao berpihak kepada pelaksana yang notabene melanggar aturan.

” Kepala desa berpihak pada pelaksana,”tulisnya

Dalam penelusuran media ini ke desa Tingkeao kami mendapatkan rekaman suara diduga adalah pelaksana BKK Ellenrits Tamanampo yang meminta jatah belanga dan juga untuk kepala desa Tingkeao saat penyaluran BKK.

“Karna ini pak kades minta 1tidak ada kata kualinya. Jadi nanti begini saja yang dapat belanga tidak dapat kuali. Karna ini cuma 7 saya minta pengertiannya kamu. Saya tidak maso anggota, tidak mungkin kasian tidak mo ada saya punya suar lelah, setengah matiku saya urus ini,”ujarnya dalam rekaman suara

Seorang penerima yang hadir saat itu mempertanyakan soal bantuan lemari etalase.

“Baru itu etalase mau ditaro dimana dan satu? Tanya seorang ibu. Etalase saya punya, jawab Ellenrits. Itu kau bilang tadi tidak ada kau dapat,” perdebatan dalam rekaman

Bahkan Ellenrits menyebut sebenarnya kades minta juga Etalase.

“Memang sebenarnya itu pak kades minta, kendati dia mo beli,” ujar pelaksana

Kisruh penyaluran Bantuan BKK desa Tingkeao ini menjadi ramai. Dan anehnya sikap pelaksana dan juga kepala desa Tingkeao yang minta jatah agar dapat bagian juga.

Kepala desa Tingkeao yang berulang kali dikonfirmasi tidak memberikan keterangan apapun.

Fakta-fakta tersebut menggambarkan carut marutnya program BKK ini. Fungsi pendamping BKK yang tidak jelas, dan pelaksaanaan penyaluran yang tidak didampingi pihak keamanan seolah mengisyaratkan bisa terjadi “atur-atur” penerima.